SMK Profita Bandung Bekerja Sama dengan Polsek Astanaanyar Gencar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
Menyasar kelompok usia paling rentan, SMK Profita Bandung bekerja sama dengan Polsek Astanaanyar kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan yang digelar di lapangan Profita Bandung pada hari Rabu, 17 Desember 2025 ini diikuti oleh seluruh siswa SMK Profita Bandung dengan antusias, mencerminkan keseriusan bersama dalam memerangi ancaman narkoba di lingkungan pendidikan.
Dalam sambutannya Bapak H. Dede Hasanudin, S.Pd., M.M.Pd. sebagai Kepala SMK Profita Bandung menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran kepolisian dari Polsek Astanaanyar, beliau berpesan agar seluruh siswa dapat menyimak dengan baik kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang merupakan kegiatan akhir dari pembelajaran di tahun 2025. Mengingat menjelang libur panjang siswa harus dapat memperoteksi diri dari hal yang negatif termasuk dari peredaran narkoba. Siswa yang terjerat narkoba akan diproses hukum. Tersedia nomor Whatsap pengaduan kepada Sekolah untuk pelaporan jika ada siswa yang terindikasi mengedarkan obat-obat terlarang di lingkungan sekolah.
Kanit Binmas Polsek Astanaanyar AKP. Zainal Muttaqin didampingi Personel Bhabinkamtibmas Aiptu Tatang Mulyana dan Bripka Jajang Sopian menyampaikan materi Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
Materi Disampaikan dengan Pendekatan Kontekstual dan Interaktif
Menyadari karakter pelajar SMK yang cenderung praktis dan aktif, personel Polsek Astanaanyar yang dipimpin oleh Unit Binmas menyiapkan materi yang tidak hanya informatif tetapi juga relevan dengan dunia mereka.
1. Fakta dan Data Terkini: Siswa diberikan pemaparan jelas tentang jenis-jenis narkoba yang sedang marak beredar, termasuk narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain seperti tembakau gorilla dan berbagai liquid vape yang dicampur THC. Disertai gambar dan video, dijelaskan dampak langsungnya terhadap konsentrasi belajar, kesehatan mental, dan produktivitas kerja.
2. Modus Perangkap Khusus Remaja: Narasumber membeberkan modus-modus yang sering dipakai pengedar untuk menjerat pelajar, seperti menawarkan secara gratis di awal, menyelipkannya dalam produk rokok atau camilan, hingga iming-iming bisa meningkatkan kepercayaan diri dan stamina. Siswa diingatkan untuk sangat berhati-hati dengan pergaulan dan tawaran yang mencurigakan.
3. Konsekuensi Hukum yang Nyata: Poin ini sangat ditekankan. Siswa diberikan penjelasan sederhana tentang UU No. 35 Tahun 2009. Ditegaskan bahwa status sebagai pelajar tidak memberikan kekebalan dari hukum. Setiap pelaku, baik pengguna, pengedar, atau kurir, akan berhadapan dengan proses hukum yang dapat merusak catatan kriminal dan menghambat kesempatan kerja di masa depan.
4. Kiat Menolak dan Alternatif Positif: Sosialisasi tidak hanya menakut-nakuti. Para siswa diberikan pelatihan singkat tentang cara menolak tawaran narkoba dengan tegas namun sopan. Selain itu, mereka didorong untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif sesuai minat dan jurusan mereka, seperti mengembangkan keterampilan workshop, ikut klub olahraga, atau kegiatan kreatif lainnya.
Testimoni dan Harapan
Kegiatan sosialisasi ini telah membuka wawasan peserta mengenai bahaya nyata narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental secara permanen, tetapi juga membawa konsekuensi hukum serius yang dapat menghancurkan masa depan. Melalui materi yang edukatif, para peserta kini merasa lebih berani dan memiliki kecakapan untuk menolak tekanan teman sebaya, dengan harapan besar agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat keluarga. Kedepannya, sinergi antara edukasi yang berkelanjutan dan penyediaan wadah kreativitas yang positif diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba demi menyelamatkan generasi emas bangsa.
(Tabina Dwi Annisa Nurbuwat 12 AK.2)
Menurut aku, sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba ini bermanfaat banget karena nambah wawasan dan bikin kita lebih sadar sama dampak buruk narkoba buat diri sendiri dan masa depan, semoga ke depannya kegiatan kaya gini bisa terus diadain dengan penyampaian yang lebih menarik, supaya makin banyak siswa yang peduli dan berani nolak narkoba.
(Arin Cahyani 11AK.1)
Menurut saya, dengan ada nya edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini sangat penting, karena mengingat di Indonesia masih banyak orang yang tetap memakai atau/konsumsi hal ini, tetapi dengan edukasi ini semoga kedepannya angka penggunaan narkoba bisa mengecil dan masyarakat khususnya kalangan pelajar dapat memiliki pengetahuan soal bahaya narkoba ini
(Rafie Hanan Putra Setiawan 10 AKL.2)
SMK PROFITA BANDUNG