Membuka Gerbang Masa Depan: Pembekalan PKL Yogya Group untuk Siswa SMK Profita Bandung
"Tiada hari tanpa kegiatan, tiada hari tanpa perbaikan" – Motto kerja Yogya Group yang menjadi fondasi pembekalan PKL bagi siswa SMK
Menjelang akhir tahun 2025, Yogya Group terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan generasi muda Indonesia melalui program persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang terstruktur. Perusahaan ritel modern asli Indonesia ini tidak sekadar menerima siswa SMK untuk magang, tetapi memberikan pembekalan mendalam sebelum mereka terjun ke lapangan. Kegiatan ini menjadi jembatan vital antara teori di bangku sekolah dengan realitas dunia kerja yang dinamis.
SMK Profita Bandung menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sasaran Kegiatan ini adalah para siswa kelas 11 Konsentrasi Keahlian Bisnis Ritel (BR), Akuntansi (AK) dan Manajemen Perkantoran (MP) yang akan melaksanakan PKL di Yogya Group sebanyak 46 siswa. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2025 di kampus SMK Profita Bandung dengan menghadirkan tim dari Yogya Group sebagai pemateri.
Struktur Pembekalan yang Komprehensif: Apa yang Dipelajari Siswa?
1. Pengenalan Corporate Culture dan Nilai Perusahaan
Pembekalan diawali dengan pemaparan Company Profile dan Paradigma Yogya Group oleh perwakilan perusahaan. Siswa diperkenalkan dengan sejarah panjang perusahaan yang dimulai sejak 1948 sebagai toko batik di Kosambi Bandung, kemudian berkembang menjadi jaringan ritel modern dengan berbagai unit bisnis seperti Toserba Yogya, Toserba Griya, Yomart, dan minimarket.
Nilai-nilai inti perusahaan juga ditekankan, termasuk:
· Visi: Tetap menjadi pilihan utama
· Misi: Setia memenuhi kebutuhan masyarakat
· Business Value: Konsumen PUAS
· Etos Kerja: DO MORE
· Work Attitude: Proaktif, kreatif, inovasi
· Moral Philosophy: Jujur, setia, rendah hati, integritas
2. Tata Tertib dan Etika Kerja Praktis
Bagian ini disampaikan secara detail oleh tim HRD Yogya Group, mencakup aspek-aspek fundamental dunia kerja:
Jadwal dan Kehadiran
· Ketepatan waktu sebagai bentuk profesionalisme
· Sistem absensi dan pelaporan
Penampilan dan Kelengkapan Kerja
· Seragam yang sesuai standar perusahaan
· Perlengkapan kerja yang diperlukan
Moral dan Sikap Kerja
· Komunikasi efektif dengan kolega dan pelanggan
· Tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan
Aturan Khusus
· Kebijakan berbelanja bagi karyawan
· Sanksi untuk pelanggaran tata tertib
· Protokol kesehatan pada masa pandemi
3. Pendampingan dan Monitoring Berkelanjutan
Proses PKL tidak berhenti pada pembekalan awal. Guru pembimbing dari sekolah secara aktif melakukan monitoring terhadap pelaksanaan PKL siswa mereka. Seperti yang terjadi di Toserba YOGYA Pekalongan, monitoring mencakup kedisiplinan siswa, kehadiran, bimbingan pengisian jurnal PKL, serta memberikan dukungan moral dan semangat.
Pengalaman PKL di Yogya Group memberikan kesempatan kepada siswa untuk:
· Menerapkan pengetahuan teoritis dari sekolah ke lingkungan kerja nyata
· Memahami proses bisnis ritel secara komprehensif
· Mengembangkan sikap profesional dan etos kerja yang tinggi
· Membangun jaringan dengan profesional di industri ritel
Sinergi Pendidikan dan Industri: Model Kolaborasi yang Berkelanjutan
Kerja sama antara Yogya Group dan berbagai SMK ini merupakan perwujudan nyata dari Pasal 9 UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang memandatkan pelatihan kerja untuk membekali, meningkatkan, dan mengembangkan kompetensi kerja.
Kolaborasi ini memberikan manfaat tiga arah:
1. Bagi Siswa: Pengalaman kerja langsung, pengembangan karir, dan peningkatan keterampilan praktis
2. Bagi Sekolah: Peningkatan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri
3. Bagi Yogya Group: Akses kepada calon tenaga kerja yang telah memahami budaya perusahaan
Tantangan dan Kesempatan di Masa Depan
Meskipun program PKL Yogya Group telah berjalan dengan baik, selalu ada ruang untuk perbaikan sesuai dengan moto perusahaan. Beberapa area pengembangan potensial termasuk:
· Penyesuaian materi pembekalan dengan perkembangan terbaru industri ritel
· Peningkatan durasi pembekalan untuk topik-topik tertentu
· Evaluasi lebih berkala selama masa PKL
· Pengembangan modul khusus untuk kompetensi keahlian yang berbeda
Penutup: Investasi untuk Generasi Penerus Bangsa
Program pembekalan dan pelaksanaan PKL oleh Yogya Group tidak sekadar memenuhi kewajiban kurikulum SMK, tetapi merupakan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang kompeten. Dengan pendekatan terstruktur mulai dari pembekalan mendalam hingga monitoring berkelanjutan, siswa SMK mendapatkan pengalaman yang benar-benar bermakna dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Sebagai perusahaan ritel modern asli Indonesia yang telah berdiri lebih dari tujuh dekade, Yogya Group memahami bahwa masa depan bisnis dan bangsa berada di tangan generasi muda yang terampil, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi. Program PKL yang komprehensif ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan tersebut dalam membuka gerbang masa depan yang lebih baik bagi siswa SMK di Indonesia.
SMK PROFITA BANDUNG