The Gate For Better Future..Ayo Gabung!
Jalan Pajagalan 67 Bandung.......PPDB dibawah ya !

Berita

SELAMAT DATANG DI WEB RESMI SMK PROFITA BANDUNG

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA - SOSIALISASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

   Menurut Undang-undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

   Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

   Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.

   Terdapat empat standar kompetensi pendidik professional, yaitu:

1. Kompetensi Pedagogik, adalah kemampuan atau keterampilan guru mengelola proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik.

2. Kompetensi Kepribadian, berkaitan dengan karakter guru, yang wajib dimiliki agar menjadi teladan bagi para peserta didik. Selain itu, para guru juga harus mampu mendidik para muridnya agar membantu mereka memiliki kepribadian yang baik.

3. Kompetensi Profesional, adalah kemampuan atau keterampilan yang harus dimiliki guru agar tugas-tugas keguruan dapat diselesaikan dengan baik dan benar. Keterampilan ini berkaitan dengan hal-hal yang teknis dan berkaitan langsung dengan kinerja guru.

4. Kompetensi Sosial, merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

   Disamping peserta didik dan pendidik, ada satu elemen penting lainnya yang menunjang sebagai faktor kesuksesan dalam pendidikan, yakni kurikulum.

   Kurikulum dimaknai sebagai sekumpulan rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan pembelajaran dengan baik.

   Kurikulum Merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbudristek untuk mengatasi krisis belajar yang telah lama kita hadapi, dan menjadi semakin parah karena pandemi. Krisis ini ditandai oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, bahkan dalam hal yang mendasar seperti literasi membaca.

   Salah satu karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar   Pancasila.

   Pada tanggal 5 Desember 2022, SMK Profita Bandung melaksankan Sosialisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) - Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dengan mengundang ibu Iis Nurhayani, S.Pd. M.M.Pd. selaku Pengawas Pembina Cadisdik Wilayah VII yang dihadiri oleh guru-guru SMK Profita Bandung.



   

   Dalam sambutannya selaku Kepala Sekolah bapak Dede Hasanudin, S.Pd. M.M.Pd. menyampaikan harapan semoga dengan pemaparan dari ibu Iis Nurhayani, S.Pd. M.M.Pd. selaku Pengawas dapat memberikan pemahaman dalam mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) secara utuh (kaafah) dan dapat berkolaborasi melaksanakan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) dengan melakukan analisa-analisa mana saja yang dapat dilakukan kepada siswa, mana yang harus didiskusikan, mana yang sulit untuk dilakukan dan dapat menyampaikan keluhan-keluhan kepada ibu Pengawas terutama dalam pembelajaran di kelas X. Harapan lainnya setelah pembinaan P5 dari ibu Pengawas dan pengimbasan Impelentasi Kurukuum Merdeka dari bapak Fajar Denia Nugraha, S.Pd. selaku Waka Kurikulum sekolah bisa memperbaiki metode pembelajaran sesuai dengan harapan dari ruh dari IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka). Bagi guru-guru kelas XI dan kelas XII dapat menjadi pengetahuan terutama tahun Ajaran 2023-2024 kelas XI akan melaksankan lanjutan Kurikulum Merdeka. Bagi tim manajemen Mutu dapat memberi masukan bagaimana mengkolaborasikan kebijakan agar dapat dilaksanakan oleh seluruh guru yang ada di SMK Profita. Khususnya untu perbaikan mutu dan kualitas pembelajaran di SMK Profita.



   

  Projek adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk dan/atau aksi.

   Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.


 A. Prinsip-prinsip Kunci Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

1. Holistik, bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah. Dalam konteks perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kerangka berpikir holistik mendorong kita untuk menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam.

2. Kontekstual, berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian.

3. Berpusat pada peserta didik, berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri.

4. Eksploratif, berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata pelajaran.

B. Manfaat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

   Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan ruang bagi semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan dan mengamalkan Profil Pelajar Pancasila.

1. Untuk Satuan Pendidikan

a.    Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.

b.   Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.

2. Untuk Pendidik

a.    Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila.

b.   Merencanakan proses pembelajaran projek dengan tujuan akhir yang jelas.

c.    Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.

3. Untuk Peserta Didik

a.    Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif.

b.   Berpartisipasi merencanakan pembelajaran secara aktif dan berkelanjutan.

c.    Mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu tertentu.

d.   Melatih kemampuan pemecahan masalah dalam beragam situasi belajar.

e.    Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar.

f.    Menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal.

Dalam pesannya sebelum kegiatan ditutup, ibu Iis Nurhayani, S.Pd. M.M.Pd. menyampaikan apapun jenis kurikulumnya, guru harus senantiasa memperhatikan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. Sehingga memberikan kesan kepada siswa untuk termotivasi didalam belajar.


  


Pencarian
Kontak
Alamat :

JALAN PAJAGALAN 67(blk) BANDUNG

Telepon :

087777821682 - 022-4241135(Sekolah) .

Email :

smkprofita@yahoo.co.id (Sekolah) , bkprofita@gmail

Website :

https://smkprofitabandung.sch.id

Media Sosial :
Profil SMK Profita
SPMB SMK PROFITA BANDUNG 2026-2027