Gerakan Literasi Sekolah (GELAS) di SMK Profita Bandung
Dalam era informasi yang bergerak cepat, literasi seringkali disalahartikan sekadar sebagai kemampuan baca-tulis. Padahal, esensi literasi yang sesungguhnya jauh lebih luas: ia adalah serangkaian kompetensi untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara kritis dan kreatif. Yang lebih penting lagi, literasi bukanlah pencapaian individu semata, melainkan sebuah perjalanan kolektif. Konsep "Literasi Bersama" menawarkan perspektif bahwa peningkatan literasi adalah tanggung jawab dan peluang bagi seluruh komunitas untuk saling menguatkan.
Literasi Bersama adalah paradigma yang menekankan pada pembangunan budaya literasi melalui kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan. Ini adalah gerakan yang melibatkan individu, keluarga, sekolah, perpustakaan, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Prinsip dasarnya adalah bahwa setiap pihak memiliki peran dan kontribusi untuk menciptakan lingkungan yang kaya akan akses, stimulasi, dan dukungan terhadap kegiatan literasi
Dalam dunia yang semakin kompleks dan sarat informasi, kemampuan membaca tidak lagi sekadar keterampilan teknis melafalkan huruf. Membaca telah berkembang menjadi fondasi untuk memahami, menganalisis, dan merefleksikan dunia. Menyadari hal ini, Gerakan Literasi Sekolah hadir sebagai terobosan penting dalam dunia pendidikan Indonesia, yang bertujuan tidak hanya menciptakan generasi yang bisa membaca, tetapi juga generasi yang cinta membaca dan kritis berpikir.
Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah upaya menyeluruh yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membudayakan literasi di lingkungan sekolah. Gerakan ini melampaui aktivitas membaca biasa. Ia dirancang sebagai ekosistem yang melibatkan seluruh warga sekolah—siswa, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, bahkan orang tua.
Pada hari Selasa, 20 Januari 2026 bertempat di lapangan SMK Profita Bandung digelar program Gerakan Literasi Sekolah pada pukul 07.00 sampai dengan pukul 07.40. Kegiatan ini diawali dengan membaca buku oleh siswa kelas 12 AK, 12 BR, 12 MP dan 11 BR, dilanjutkan dengan penyampaian resensi buku, pembacaan puisi, cerita rakyat.
Dalam sambutannya Kepala SMK Profita Bandung Bapak H. Dede Hasanudin, S.Pd., M.M.Pd. beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program GELAS yang di gagas oleh OSIS dan Kesiswaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari 8 program pembiasaan siswa SMK Profita Bandung serta 7 kebiasaan anak Indonesia hebat untuk mewujudkan Panca Waluya.
Foto Kegiatan
SMK PROFITA BANDUNG