Upacara Bendera Hari Senin, 14 September 2026
|
Nama Kegiatan |
Upacara Bendera Hari Senin |
|
Tempat |
Lapangan SMK Profita Bandung |
|
Pembina |
Wisnu Aji, S.Pd. |
|
Pelaksana |
12 AK.2 |
|
Peserta |
Kepala Sekolah, Staf Manajemen Mutu, Bapak/Ibu Guru, TU, Siswa-siswi kelas 12 |
Amanat

Gambar: Bapak Wisnu Aji, S.Pd. sebagai Pembina Upacara
1. Apresiasi Petugas Upacara
Apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petugas upacara hari ini. Kalian telah melaksanakan tugas dengan sangat baik, penuh tanggung jawab. Semoga kedisiplinan ini dapat dipertahankan dan ditiru oleh petugas upacara berikutnya.
2. Evaluasi Tengah Semester dan Kesiapan Kelas 12
Anak-anakku sekalian, khususnya kelas 12, pada tanggal 9 September lalu kalian telah menerima hasil Evaluasi Tengah Semester. Nilai rapor tersebut hendaknya menjadi cermin dan gambaran nyata sejauh mana kesiapan kalian dalam menghadapi kelulusan di SMK Profita Bandung. Jangan cepat berpuas diri, dan bagi yang nilainya masih kurang, jadikan ini sebagai pemicu untuk belajar lebih keras lagi.
3. Pentingnya Mata Pelajaran Matematika dan Persiapan TKA
Dari hasil evaluasi kemarin, kami mencatat bahwa nilai pada mata pelajaran yang berhubungan dengan Matematika masih banyak yang berada di bawah KKM. Perlu diingat bahwa kelas 12 nantinya akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang wajib diikuti oleh seluruh siswa.
Matematika adalah ilmu yang sangat penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah terlepas dari angka. Apapun jurusan yang kalian ambil di SMK ini, semuanya membutuhkan kemampuan berhitung.
Oleh karena itu, mulai sekarang pembiasaan mengerjakan soal secara manual di atas kertas harus ditingkatkan agar kalian siap menghadapi ujian secara maksimal tanpa bergantung pada HP. Perlu diingat kembali, dalam pembelajaran Matematika para siswa tidak diperkenankan menggunakan alat hitung atau kalkulator, kecuali pada mata pelajaran Akuntansi yang memang membutuhkan alat bantu tersebut.
4. Menjaga Prestasi Pasca-PKL
Siswa telah menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), ingatlah bahwa pengalaman di dunia industri harus menjadikan prestasi semakin naik, bukan malah menurun. Kedisiplinan dan etos kerja yang didapat selama PKL harus diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
5. Meningkatkan Motivasi dan Fokus Belajar
Menurut hasil survei, motivasi belajar pelajar di Indonesia termasuk salah satu yang terendah di dunia. Penyebab utamanya bukanlah karena kita tidak pintar, melainkan karena kurang fokus, padahal pelajar Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan adaptasi yang sangat tinggi. Jangan biarkan gangguan-gangguan kecil merusak fokus kalian dalam menuntut ilmu.

Gambar: Peserta Upacara
SMK PROFITA BANDUNG